Pekanbaru – Minat Generasi Z terhadap pendidikan politik terus meningkat. Hal ini terbukti dari lonjakan pendaftaran Program Remaja Bernegara (RBN) Session ke-2 yang diselenggarakan oleh DPW Partai NasDem Riau pada pekan kedua Februari 2026.
Dari 67 pendaftar di sesi pertama Oktober 2025, kali ini jumlah peserta melonjak menjadi 389 remaja, termasuk enam peserta dari luar provinsi, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jambi.
Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada remaja dalam memahami proses demokrasi dan peran lembaga legislatif. Peserta akan mengikuti rangkaian kegiatan edukatif seperti sharing session mengenai fungsi DPRD, simulasi sidang, serta pemutaran film sejarah perjuangan di Kabupaten Indragiri Hulu. Film ini merupakan karya kreator lokal Fitra Asrirama, yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana RBN Provinsi Riau, untuk menambah wawasan peserta mengenai sejarah lokal dan perjuangan melawan penjajahan.
“Meningkatnya jumlah pendaftar lebih dari 400% dibandingkan sesi sebelumnya menunjukkan kesadaran politik Generasi Z semakin kuat. Ini benar-benar luar biasa,” kata Fitra Asrirama.
Dari total 389 pendaftar, hanya 65 peserta yang akan terpilih melalui proses seleksi ketat. Andre Gunawan, penanggung jawab pendaftaran, menegaskan bahwa program ini menekankan kualitas pengalaman belajar dan keterlibatan aktif peserta.
Selain itu, RBN Session ke-2 menghadirkan Ketua DPRD Provinsi Riau untuk berinteraksi langsung dengan para peserta. Kehadiran pimpinan legislatif ini diharapkan memperkaya perspektif remaja mengenai tanggung jawab wakil rakyat dan dinamika pemerintahan.
Dedi Harianto Lubis, Ketua Bappilu Partai NasDem Riau, menambahkan bahwa partai berkomitmen terus memberikan ruang bagi kader muda untuk mengembangkan diri, termasuk kesempatan mengikuti RBN di tingkat nasional bagi peserta terbaik.
Dengan antusiasme yang membludak, RBN Session ke-2 Partai NasDem Riau menegaskan posisi program ini sebagai salah satu wadah pendidikan politik remaja paling diminati, sekaligus bukti kuatnya keinginan Generasi Z untuk terlibat aktif dalam proses demokrasi di daerah.

Posting Komentar